Rabu, 31 Agustus 2016

praktikum 1 pertumbuhan perkembangan pada tumbuhan

1.1            struktur biji dan kecambah dikotil dan monokotil

1.       KOMPETISI DASAR
Mengkomunokasikan hasil percobaan pertumbuhan

2.       PENGALAMAN BELAJAR
Mengamati struktur atau bagian-bagian biji dan kecambah tanaman dikotil dan monokotil

3.       ALAT DAN BAHAN
1.       Kapas
2.       Biji kacang tanah dan biji jagung
3.       Air
4.       Cawan atau gelas plastik
5.       Lup (jika perlukan)

4.       LANGKAH KERJA
1.       Ambilah biji kacang tanah dan jagung. Amatilah  bagian bagiannya. Gambarlah dan tuliskan bagian-bagiannya.
2.       Letakkan kapas pada cawan atau gelas plastik lalu basahi dengan air.
3.       Ambilah beberapa biji kacang tanah dan biji jagung, kecambahkan dalam kapas basah. Tunggu selama 1 minggu.
4.       Setelah 1 minggu, amati kecambah jagung dan kacang tanah. Gambar dan tuliskan bagian-bagiannya. Masukkan data ke dalam tabel.


5.       DATA HASIL PENGAMATAN

Tabel gambar dan nama bagian-bagian biji
GAMBAR
NAMA BAGIAN
Biji kacang tanah
1.       plumula
  1. hipokotil
  2. radikula
  3. kotiledon
  4. embrio
Biji jagung
1.       koleoptil
  1. plumula
  2. radikula
  3. koleoriza
  4. skutelum
  5. endosperma
Kecambah kacang tanah
1.        radikula
2.        hipokotil
3.        kotiledon
4.        Seed coat
5.        epikotil
6.        Foliage leaves
Kecambah jagung
1.        Koleoptil
2.        Radikula
3.        Daun sejati

6.       ANALISIS DATA HASIL PENGAMATAN
1.       Apakah perbedaan antara struktur biji kacang tanah dan biji jagung?
Jawaban : pada biji kacang tanah terdapat  plumula,Hipokotil,radikula,kotiledon,embrio. Sedangkan pada biji jagung terdapat  koleoptil, plumula, radikula, koleoriza, skutelum, dan endosperma.
2.       Mengapa jagung dimasukkan dalam kelompok tumbuhan monokotil dan kacang tanah dimasukkan dalam kelompok dikotil?
Jawaban : Karna jagung bijinya berkeping satu, yaitu saat berkecambah tidak membelah dan memang jagung bulat utuh
Sedangkan kacang, bijinya berkeping 2, ini bisa dilihat saat berkecambah,, kacang memiliki 2 bgian biji yg menjadi 1... Alias brkeping dua
3.       Apakah perbedaan antara kecambah kacang tanah dan kecambah jagung?
Jawaban : jagung mengalami perkecambahan hipogeal..yaitu perkecambahan yang kotiledonnya tidak muncul keluar tanah. Sedangkan kacang tanah mengalami perkecambahan epigeal, yaitu kotiledonnya muncul keluar permukaan tanah..
4.       Disebut apakah perkecambahan pada kacang tanah dan jagung?
Jawaban : pada umumnya tipe perkecambahan dibagi 2 macam yaitu perkecambahan hipogeal(kotiledon berada dibawah,biasanya tedapat pada tanaman jenis monokotil seperti jagung)
dan satu lagi adalah perkecambahan epigeal(kotiledon berada dibawah,biasanya terdapat pada tanaman dikotil seperti kacang tanah).
5.       Berdasarkan apakah penggolongan pada nomor 4? Jelaskan!
Jawaban : Berdasarkan letak kotiledonnya, perkecambahan dibedakan menjadi perkecambahan epigeal dan hipogeal.
·         Epigeal
Pada perkecambahan epigeal, ruas batang membentang di bawah daun lembaga (hipokotil) sehingga daun lembaga dan kotiledon terangkat ke atas. Contohnya pada kacang hijau (Phaseolus radiatus) dan kacang tanah.
·         Hipogeal
Pada perkecambahan hipogeal, ruas batang teratas (epikotil) membentang sehingga daun lembaga terangkat ke atas tanah, sedangkan kotiledon tetap di dalam tanah. Contohnya pada jagung (Zea mays).

6.       Termasuk pertumbuhan atau perkembangankah perkecambahan itu? Jelaskan alasan jawabanmu!
Jawaban : pertumbuhan, karna dapat dinyatakan dalam angka
7.       Mengapa batang tumbuhan monokotil tidak dapat tumbuh membesar seperti batang tumbuhan dikotil?
Jawaban : karna tidak mempunyai kambium kambium itu sendiri berguna untuk pertumbuhan sekunder pada tumbuhan sedangkan tumbuhan monokotil tidak mempunyai kambium jadi tidak bisa tumbuh membesar

7.       KESIMPULAN


8.       PENERAPAN DALAMKEHIDUPAN SEHARI-HARI
Tumbuhan berbiji tertutup ( angiospermae) terdiri atas dua subkelas yang dibedakan dari jumlah daun lembaga (kotiledon) pada biji, yaitu monokotil (satu keping kotiledon) dan dikotil (duakeping kotiledon). Berdasarkan cara perkecambahannya, angiospermae dibedakan menjadi dua tipe, yaitu sebagai berikut.
1.       Perkecambahan hipogeal, yaitu jika kotiledon berada didalam tanah saat biji berkecambah. Bagian tumbuhan yang muncul keluar dari dalam tanah adalah epikotil (calon batang) dan plumula (calon daun dan ujung batang). Contohnya pada kacang kapri dan jagung.
2.       Perkecambahan epigeal, yaitu jika kotiledon muncul di atas tanah. Perkecambahan ini terjadi karena hipokotil (bagian bawah kotikedon) memanjang, sehingga mendorong kotiledon dan epikotil ke atas tanah. Contohnya pada kacang hijau dan jarak.
Dengan memahami struktur biji, jika kamu melihat biji berkecambah maka kamu dapat mengetahui dengan cepat apakah tumbuhan tersebut termasuk monokotil dan dikotil. Kamu juga dapat mengetahui apakah perkecambahannya termasuk epigeal atau hipogeal.
Dengan juga setelah kamu mengetahui bahwa kecambah akan muncul kepermukaan tanah, sebaiknya tanah tempat menanam kecambah tersebut digemburkan. Tujuannya agar tanah tidak padat sehingga kecambah mudah menembus tanah untuk muncul kepermukaan tanah.
kunjungi https://www.youtube.com/watch?v=0XyOvK2z-dA video praktikum

Tidak ada komentar:

Posting Komentar